Virus yang “tertidur” di dalam tubuh akan menyerang sistem saraf, menyebabkan penurunan fungsi motorik, gangguan penglihatan dan pendengaran, hingga berujung pada kematian. Hingga kini, belum ada obat untuk SSPE.
Karena itu, para ahli kesehatan menegaskan bahwa pencegahan melalui vaksinasi tetap menjadi langkah paling efektif untuk melindungi anak-anak dari ancaman campak dan komplikasinya.