METRONEWS

Wali Kota Maulana Beberkan transformasi Tata Kelola Sampah Berbasis OPBM di Forum Asia Pasifik

0

0

jambiviral |

Rabu, 29 Jul 2026 23:21 WIB

Reporter : Ahmad S

Editor : Ahmad S

Wali Kota Maulana beberkan tata kelola sampah berbasis OPBM - (Tata kelola berbasis OPBM/ forum asia Pasifik)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIVIRAL.COM , JAMBI - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mengikuti rangkaian kegiatan City to City Learning and Innovation Lab: Wast Management yang diselenggarakan di Margo City Hotel, Kota Depok pada tanggal 28–29 Juli 2026.

 

Forum ini digelar oleh United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) bersama Perhimpunan Pemerintah Kota dan Daerah Asia-Pasifik yang bertujuan untuk menjadi ruang dialog kebijakan yang mempertemukan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota/Kabupaten untuk membahas kebijakan dan tata kelola pengelolaan sampah perkotaan di kawasan Asia-Pasifik

Wali Kota Maulana memaparkan materi bertajuk “Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Sumber Daya Untuk Pengelolaan Sampah”. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi terus melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah agar lebih efektif, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

satu diantara langkah utama yang saat ini dijalankan adalah penerapan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM). Program ini mengubah pola pengelolaan sampah dari sistem terbuka menjadi sistem yang lebih tertata, dimulai dari pengumpulan sampah langsung dari sumbernya hingga proses pemilahan sebelum diolah.

Melalui OPBM, pengelolaan sampah tidak lagi hanya berorientasi pada pembuangan, tetapi juga pada pengurangan sampah sejak dari sumber, pemilahan, dan pemanfaatan kembali sehingga memiliki nilai ekonomi,” ujarnya Wali Kota Maulana, disela kegiatan, pada selasa (28/07/2026).

 

keberhasilan program tersebut dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, serta dukungan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk Kampung Bahagia.

 

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga menggandeng pihak swasta untuk mengelola sampah yang telah dipilah agar dapat diolah menjadi produk yang bernilai, seperti kompos dan briket. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dengan demikian, Maulana mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam peningkatan infrastruktur pendukung dan perubahan perilaku masyarakat agar semakin disiplin dalam memilah sampah dari rumah tangga.

 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER