Batang Hari, JAMBIViral.Com - Sebanyak 194 hektare lahan persawahan dilaporkan mengalami puso atau gagal panen akibat minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Bidang Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Batang Hari, Roma Uliana di Muara Bulian, Senin, mengatakan total lahan pertanian yang terdampak kekeringan mencapai sekitar 1.200 hektare. Dari jumlah tersebut, 194 hektare di antaranya telah mengalami puso.
"Untuk lahan sawah yang mengalami puso itu tersebar di tujuh kecamatan yang memiliki area pertanaman padi,
Namun, dengan kondisi ini dipicu terbatasnya ketersediaan air, baik dari Sungai Batanghari maupun sumber air sumur milik petani.
Selain itu, ia juga menyebutkan kondisi kekeringan masih perlu diwaspadai karena hujan yang turun sesekali belum mampu memenuhi kebutuhan air tanaman padi secara optimal.
Bahkan, sekitar 183 hektare lahan lainnya masih mengalami kekeringan berat.