JAMBIVIRAL.COM.JAMBI - Seorang tenaga pendidik sekolah dasar (SD) di wilayah Sakean, Kabupaten Muaro Jambi Propinsi Jambi mengaku alami tekanan mental ( sock) usai didatangi oleh empat orang yang disebut sebagai penagih utang (debt collector) mengatasnamakan perusahaan pembiayaan NSC, pada Rabu (21/10/2026).
Kejadian tersebut disinyalir berkaitan dengan persoalan tunggakan pinjaman yang diajukan mantan suaminya terdahulu,
persoalan ini sepeda motor Honda Scoopy milik sang guru kini berada di kantor NSC.
Padahal, kendaraan tersebut selama ini dipergunakan sebagai penunjang aktivitas sehari-hari seperti mengajar sekaligus mengantar anak-anaknya.
Berdasarkan keterangan korban, pinjaman yang diajukan mantan suaminya ini kepada NSC mencapai Rp10 juta dengan jaminan BPKB Honda Scoopy keluaran 2025.
Korban menyebutkan kendaraan itu merupakan milik pribadinya yang dibelikan oleh orang tuanya.bebernya,
Permasalahan berawal ,waktu itu seorang penagih berinisial Ae yang mengatasnamakan perusahaan tersebut mendatangi kesekolahan yang dimana tempat korban mengajar untuk membicarakan tunggakan angsuran yang menyangkut,
Menurut korban, Ae sang penagih sempat menawarkan solusi untuk mempermudah penyelesaian pembayaran. Namun, dikarenakan korban masih kegiatan harus mengikuti rapat sekolah,