"Manfaatkan regulasi Tambang Rakyat yang ada supaya lingkungan terjaga dan ekonomi masyarakat tetap terbantu tanpa harus melanggar hukum,
Selain soal lingkungan, Bupati M. Syukur yang juga mantan Ketua Perancang UU Desa di DPD RI ini menyoroti pemanfaatan Dana Desa.
Ia meminta para kades fokus pada program ketahanan pangan sebesar 20 persen dari anggaran desa.
Kemudian mencontohkan inovasi kolektif seperti di wilayah Sungai Manau, di mana beberapa desa mengumpulkan anggaran untuk membangun usaha ayam petelur skala besar.
"Kebutuhan telur dan daging melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat besar. Ini peluang bisnis. Jangan hanya membangun fisik yang tidak berdampak signifikan. Bangun BUMDes yang produktif,"
Bupati juga mengingatkan bahwa Kades merupakan perpanjangan tangan bupati di tingkat bawah. Ia meminta sinergitas total dalam mewujudkan visi misi pembangunan daerah.