“Artinya minyak kita ini masih cukup, tidak langka. Kita berani jual di bawah HET karena persediaan kita cukup,” katanya
Sementara itu untuk menjaga stabilitas, penambahan stok juga terus dilakukan setiap minggu.
“Setiap minggu kita tambah sekitar 100 ribu liter. Itu di luar untuk bantuan pangan nanti,”
Ali juga menjelaskan distribusi dilakukan secara merata dari Kota Jambi ke berbagai kabupaten seperti Merangin, Tanjung Jabung, Bungo hingga Kerinci serta memastikan tidak ada daerah di Provinsi Jambi yang mengalami kelangkaan.
Pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan pada Februari dan Maret mendatang. Dalam program tersebut, setiap keluarga akan menerima minyak goreng sebanyak 4 liter.
“Nanti kebutuhan minyak untuk masyarakat juga kita penuhi, satu keluarga 4 liter. Jadi bantuan pangan itu akan menambah persediaan dan penyebaran minyak sehingga harga tetap stabil di wilayah Jambi,” katanya