Satu diantara langkah yang disiapkan adalah menggunakan laba perusahaan yang pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp330 miliar untuk membantu proses penggantian dana secara bertahap.
“Kami sudah rapat dengan para pemegang saham. Intinya mereka setuju, sambil berjalan kita gunakan dana laba untuk membantu mengembalikan dana nasabah. Tahun 2025 kita ada laba sekitar Rp330 miliar,”
Lanjut Alharis memastikan seluruh dana nasabah akan tetap dikembalikan dan meminta pihak bank bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut.
“Saya minta tidak boleh satu rupiah pun uang nasabah yang tidak dibayar. Semua harus dikembalikan.