“Saya sudah berkomunikasi dengan ketua RT, Program Kampung Bahagia akan jalan tahun ini. Silahkan beli bentor, jemput sampah tersebut ke rumah-rumah warga sehingga TPS ini dapat kita tutup secara permanen,” jelasnya.
Maulana juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Jambi upaya meningkatkan layanan pengangkutan sampah dalam waktu dekat.
Insya Allah pada bulan April akan kami tambah armada pengangkut sampah sebanyak 20 unit dan sekitar bulan Mei atau Juni akan diresmikan pabrik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo,” katanya.
Pengelolaan sampah merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meminimalisir potensi banjir di tengah tingginya curah hujan.
Maulana berharap langkah tersebut tidak hanya menyelesaikan persoalan drainase, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas lingkungan sehingga kawasan permukiman warga di Kota Jambi menjadi lebih bersih, aman, dan nyaman untuk dihuni ataupun ditempatin.