Sementara itu, fluktuasi harga tertinggi pada minggu berjalan ini didominasi oleh komoditas cabai rawit dengan nilai Coefficient of Variation (CV) atau nilai fluktuasi harga sebesar 0,063.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dan memantau pergerakan harga pasar secara berkala.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan harga barang pokok, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus memastikan pengawasan mutu obat, makanan, serta produk halal di daerah berjalan optimal.
"Alhamdulillah, tingkat Inflasi di Kabupaten Merangin masih stabil. Dan kita berharap, inflasi ini tetap terjaga agar tidak ada kenaikan harga bahan pokok yang bisa memberatkan masyarakat," ujar Sekda Zulhifni.