Kapolres AKBP Arya Tesa Brahmana secara bijak mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat. “Kawan hilang bisa dicari, uang hilang bisa diganti, tapi kepercayaan yang hilang susah dicari ganti. Itulah mengapa kepercayaan masyarakat kepada kita harus dijaga. Laksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan tanpa tebang pilih,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, S.E menyampaikan menyambut baik pelaksanaan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat adalah kunci mewujudkan visi “Batang Hari Super Tangguh”.
Kami sangat mengapresiasi inisiatif Kapolres dan jajaran. Program Batang Hari Super Tangguh memang butuh kolaborasi semua pihak. Kalau masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan aparat sudah satu barisan, insyaallah Batang Hari akan semakin aman dan maju,”
Ia juga mengajak seluruh camat dan kepala desa untuk menghidupkan kembali nilai gotong royong dan musyawarah di tingkat dusun. “Konflik kecil jangan sampai besar. Selesaikan di kampung dengan kepala dingin. Pemerintah daerah siap mendukung penuh kegiatan Sabuk Kamtibmas sampai ke desa-desa,” tambahnya.
Kepada seluruh aparat, Kapolres memberi tiga arahan. Pertama, jaga netralitas dan integritas. Kedua, layani masyarakat dengan hati, bukan hanya dengan prosedur. Ketiga, tingkatkan patroli dan deteksi dini untuk mencegah gangguan sebelum terjadi.
Sementara kepada anggota Sabuk Kamtibmas dan masyarakat, ia mengajak menjaga persatuan, segera melaporkan potensi gangguan Kamtibmas sejak dini, serta tidak mudah terprovokasi hoaks yang berpotensi memecah belah.