Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah
Sabuk Kamtibmas menjadi wadah pemersatu seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas sosial,” ujarnya.
Kemas Faried menegaskan, dengan menjaga situasi kondusif tidak bisa hanya bergantung pada aparat TNI dan Polri semata.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
pentingnya membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan karena kepercayaan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Selain itu, masyarakat diingatkan agar tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti aksi premanisme, penyebaran hoaks, provokasi, hingga tindak kriminal yang dapat memicu perpecahan,
Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi seluruh elemen, kita optimistis Kota Jambi akan terus tumbuh sebagai daerah yang damai, maju, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkas Kemas Faried.