“Pertama, kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah hadir dalam acara peresmian LTR hari ini,” ujar Alvin.
Menurutnya, konsep yang diusung LTR sebelumnya telah diperkenalkan kepada masyarakat melalui soft opening. Namun, grand opening menjadi momentum untuk mempertegas arah bisnis sekaligus visi yang ingin dibangun bersama.
“Konsep ini memang yang kami tawarkan kepada anak-anak muda di Jambi. Ide awalnya terinspirasi dari konsep kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta, terutama dari beberapa tempat yang menjadi ruang berkumpul dan berkembangnya anak muda,” jelasnya.
Alvin melihat masih terdapat ruang yang cukup besar dalam mengembangkan destinasi lifestyle dan ruang publik alternatif di Kota Jambi.
“Kita melihat di Jambi memang masih kurang dan minim tempat wisata. Karena itu, kami mencoba membuat tempat yang sekiranya bisa berguna juga bagi anak-anak Jambi,” bebernya
LTR kemudian mengembangkan sejumlah fasilitas yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung, mulai dari area dengan pemandangan sudut kota, selain itu ruang nongkrong yang nyaman hingga pertunjukan live musik yang disajikan