Dari sisi kuliner, LTR tidak hanya mengandalkan konsep coffee shop. Manajemen juga menyiapkan pilihan makanan, termasuk menu lokal, yang dikelola oleh tim manajemen internal.
Pengembangan konsep kuliner tersebut menjadi salah satu bagian dari langkah strategi LTR untuk membangun tempat nongkrong yang dapat diterima oleh berbagai segment masyarakat Jambi.
Untuk pengelolaan bisnis, Alvin menyebut peran Raga, Aldi, dan Aldo turut menjadi bagian penting dalam membangun serta menjalankan konsep LTR.
“Kalau dari segi makanan, kami juga ada makanan lokal. Untuk itu ada tim manajemen sendiri yang menangani, yang didirikan bersama Bapak Raga, Aldi maupun Aldo,”
Pada akhirnya, LTR ingin membangun sebuah brand lokal yang memiliki daya tarik dan mampu menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Kota Jambi.
“Pada intinya, kami ingin menghadirkan di Jambi tempat nongkrong kopi yang bisa diterima masyarakat Jambi,” pungkasnya.