PT REKI tidak akan mendahului hasil pemeriksaan, namun akan mendokumentasikan setiap kejadian, mendukung proses penegakan hukum sesuai kewenangan pihak terkait, dan menyampaikan informasi secara akurat serta bertanggung jawab. Masyarakat sebagai Mitra Utama Pencegahan Pencegahan merupakan garis pertahanan utama Hutan Harapan. Selain patroli, pemantauan hotspot, penggunaan drone, pemasangan rambu, dan penguatan sarana, PT REKI melakukan penyadartahuan serta bekerja bersama kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) dan komunitas di sekitar kawasan. Kemitraan ini penting untuk memperluas deteksi dini, mempercepat penyampaian informasi, dan membangun tanggung jawab bersama di wilayah yang berbatasan langsung dengan hutan.
Kolaborasi Lintas Pihak untuk Perlindungan Bentang pertahanan Alam Karhutla tidak dapat ditangani oleh satu pihak. PT REKI memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah, Manggala Agni, aparat penegak hukum, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palang Merah Indonesia (PMI), MPA, serta pemangku kepentingan lainnya sesuai mandat masing-masing.
Kolaborasi mencakup pencegahan, kesiapsiagaan, pertukaran informasi, patroli, dukungan respons, dan pemantauan pascakebakaran. Pemantauan Pascakebakaran dan Pemulihan Berbasis Evaluasi Setelah api dipadamkan, tim tetap memantau area terdampak untuk mencegah penyalaan kembali dan menilai perubahan kondisi vegetasi, habitat, serta kawasan. Hasil pemantauan menjadi dasar evaluasi, perbaikan strategi pencegahan, dan penentuan kebutuhan pemulihan pada setiap lokasi,
Komitmen dan Langkah Lanjutan PT REKI PT REKI berkomitmen menjaga Hutan Harapan sebagai kawasan restorasi ekosistem yang strategis bagi keberlanjutan hutan hujan dataran rendah Sumatra, keanekaragaman hayati, dan kepentingan masyarakat di sekitarnya. Ke depan, PT REKI akan terus memperkuat patroli berbasis risiko, kapasitas deteksi dini, kesiapan personel dan peralatan, keterlibatan masyarakat, pengendalian akses, dokumentasi kejadian, serta koordinasi lintas pihak. Perkembangan kondisi karhutla akan diperbarui berdasarkan verifikasi lapangan dan analisis spasial, dengan mengedepankan transparansi, ketepatan, dan akuntabilitas. “Melindungi Hutan Harapan berarti menjaga warisan hutan hujan dataran rendah Sumatra sekaligus melindungi kepentingan masyarakat hari ini dan generasi mendatang.
Kami bekerja di lapangan setiap hari, memperkuat kesiapsiagaan, dan membuka ruang kolaborasi karena ancaman karhutla hanya dapat dihadapi bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan membakar kemudian apabila ada menemukan sesuatu hal segera melaporkan setiap indikasi api. PT REKI
Hingga saat ini kami dari Management PT Reki sangat berterima kasih kepada pemerintah,APH serta masyarakat, MPA, dan seluruh mitra yang berdiri bersama menjaga Hutan Harapan,” ujar Direktur PT REKI, Desi Wahyudi Gumay