Nama Suyudi diajukan Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri melalui Surat Presiden (Surpres) yang diterima DPR pada 30 September 2026. Komisi III DPR kemudian melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi pada 1 Oktober 2026.
Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto resmi mempimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto
mengungkap sejumlah agenda yang akan menjadi perhatian awalnya sebagai Kapolri.
Satu diantaranya melakukan konsolidasi internal sekaligus memetakan berbagai persoalan di tubuh Polri.
langkah tersebut sebagai “belanja masalah” untuk melihat persoalan yang membutuhkan penanganan dan menentukan prioritas kerja ke depan.
Selain konsolidasi internal, peningkatan pelayanan publik dan penegakan hukum yang adil juga menjadi bagian dari agenda yang disampaikannya.