“Yang pasti Bapak Presiden selalu mengingatkan kepada kami semua, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat,” ujar Suyudi.
Sebelumnya, dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Suyudi juga memaparkan sejumlah agenda transformasi Polri, termasuk penguatan kelembagaan, sumber daya manusia, pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan serta akuntabilitas anggaran.
Pada bidang penegakan hukum, Suyudi menyampaikan bahwa ukuran keberhasilan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan jumlah perkara yang ditangani, tetapi juga kualitas penanganan perkara yang sah, berbasis bukti, memberikan kepastian hukum dan berkeadilan.
Suyudi resmi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Presiden Prabowo melantik Suyudi bersamaan dengan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat yang dipercaya menjadi Wakapolri.
Sementara itu, Mantan Kapolri Jenderal Pol.Listyo Sigit pada hari yang sama dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan,
Pergantian pucuk pimpinan Kapolri tersebut menandai awal kepemimpinan Suyudi di tubuh Polri dengan agenda awal berupa konsolidasi,