METRONEWS

Wali Kota Jambi Maulana, M.K.M., berbagi praktik pembangunan berbasis partisipasi masyarakat melalui program Kampung Bahagia

0

0

jambiviral |

Sabtu, 26 Sep 2026 21:57 WIB

Reporter : Ahmad S

Editor : Ahmad S

Wali Kota Jambi Maulana berbagi Praktik pembangunan berbasis/ partisipasi masyarakat program Kampung Bahagia dalam kegiatan Seminar/Bimbingan Teknis (Bimtek) - (Seminar/Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Fungsi dan Tugas BPD)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIVIRAL.COM ,Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., berbagi praktik baik pembangunan berbasis partisipasi masyarakat melalui program Kampung Bahagia dalam kegiatan Seminar/Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Fungsi dan Tugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Pengawasan Pembangunan dan Pengelolaan Dana Desa Kota Sungai Penuh”, Jumat (25/9/2026), di Grand Hotel Jambi.

 

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pelatihan Indonesia (LAPIN) tersebut berlangsung sejak 23 hingga 26 September 2026 dan diikuti para ketua serta anggota BPD dan perangkat desa se-Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.

kegiatan tersebut, Maulana menyampaikan materi bertajuk “Mengoptimalkan Partisipasi Masyarakat, Membangun Lingkungannya melalui Kampung Bahagia” sekaligus menutup rangkaian kegiatan Bimtek.

 

Maulana mengatakan, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat.

 

“Pembangunan tidak bisa berjalan kalau tidak ada partisipasi masyarakat. Pemerintah membutuhkan masyarakat, dan masyarakat juga membutuhkan pemerintah untuk bersama-sama membangun daerah,” ujar Maulana.

 

Ia menegaskan, praktik pembangunan di setiap daerah tidak dapat diterapkan secara seragam. Kondisi geografis, karakter masyarakat, jumlah penduduk dan kebutuhan masing-masing wilayah harus menjadi pertimbangan dalam menentukan kebijakan.

Menurutnya, nilai-nilai positif dari praktik pembangunan di Kota Jambi dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain, namun perlu disesuaikan dengan kondisi dan karakter masyarakat setempat.

 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER