Selain penguatan partisipasi masyarakat, Maulana menyampaikan bahwa pembangunan Kota Jambi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan pengangguran, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi hingga triwulan I 2026 mencapai 5,44 persen. Pemerintah Kota Jambi terus berupaya agar pertumbuhan tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi harus terus kita dorong sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Maulana mengapresiasi antusiasme para peserta selama mengikuti Bimtek. Menurutnya, BPD memiliki peran penting dalam pembangunan di tingkat desa, khususnya dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat dan pengawasan pembangunan.
“Bimtek ini dapat memberikan manfaat besar dikarena para ketua dan anggota BPD mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif sebagai salah satu penggerak pembangunan di tingkat desa,
Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab. Para peserta membahas berbagai persoalan pembangunan, mulai dari pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi, pengelolaan persampahan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga pengembangan pariwisata.
Menutup paparannya, Maulana kembali menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.