Muzakir menambahkan bahwa pertandingan dibagi dalam dua kategori utama, yakni nomor beregu dan nomor khusus wanita. Seluruh laga menggunakan sistem setengah kompetisi sehingga setiap tim memiliki kesempatan bertanding lebih dari satu kali. Untuk menjaga kualitas pertandingan, panitia menghadirkan wasit yang telah memiliki sertifikasi resmi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai sportivitas dan fair play sepanjang turnamen berlangsung. Menurutnya, selain mengejar kemenangan, turnamen ini juga bertujuan membangun kebersamaan, disiplin, dan semangat persaudaraan antar atlet.
Sejumlah tim yang ikut berlaga dalam ajang ini berasal dari berbagai wilayah dan instansi, di antaranya Jambi Universe, BWSS VI, BPJN Wilayah Jambi, BPBPK, Kota Jambi, Sarolangun, Kerinci, Bungo, Tanjung Jabung Barat, Merangin, serta tim tim lain yang mewakili kabupaten dan komunitas gateball di Provinsi Jambi.
Pembukaan turnamen ini turut dihadiri para Kepala Balai di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Novriadi. Kehadiran para pejabat tersebut menandakan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan olahraga gateball di daerah.
Sebagai simbol dimulainya turnamen, Gubernur Al Haris melakukan pukulan pertama dengan mengarahkan bola gateball ke gawang. Aksi tersebut kemudian diikuti oleh Kepala Dinas PUPR Muzakir dan para kepala balai yang turut mencoba peruntungan memasukkan bola. Momen ini disambut antusias oleh para atlet dan tamu undangan, menandai dimulainya persaingan sehat di ajang Gateball Gubernur Cup 2026.