METRONEWS

Di luar pasar, dia pilih untuk mempercayakan "Masa Depan" kepada Anak-Anak

0

0

jambiviral |

Minggu, 18 Jan 2026 18:17 WIB

Reporter : Vritimes

Editor : Vritimes

Pulvision

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Di Kecamatan Jaltinegara, sebuah pusat pembelajaran masyarakat di Jakarta Timur, baru-baru ini diadakan kegiatan perawatan anak berskala kecil tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jumlah peserta sedikit, dengan bentuk yang sederhana, namun berlangsung sepanjang sore.

Acara ini diprakarsai oleh Mike Wiprana dalam kapasitas pribadinya dan tidak dilakukan atas nama organisasi atau merek apa pun.

Tidak ada spanduk atau tanda, juga tidak ada penggalangan dana atau sesi pameran; ini lebih merupakan tindakan persahabatan yang tenang dan terkendali.

Menurut staf komunitas, tujuan awal acara tersebut bukanlah untuk menyumbangkan barang materi, tetapi untuk memberi anak-anak kesempatan untuk didengarkan dan diajak berkomunikasi. Di komunitas tersebut, banyak anak, meskipun memiliki jadwal sekolah reguler, tapi jarang memiliki kesempatan untuk dibimbing berpikir tentang topik abstrak namun penting seperti "masa depan" dan "pilihan".

Mike Wiprana telah lama terlibat dalam pekerjaan yang berkaitan dengan pendidikan. Melalui interaksinya dengan berbagai kelompok usia, dia secara bertahap menyadari bahwa banyak anak tidak kekurangan keinginan untuk mengekspresikan diri, tetapi justru kekurangan kesempatan untuk didengarkan dengan penuh perhatian.

“Bagi sebagian anak, yang benar-benar langka bukanlah sumber daya, melainkan diperlakukan sebagai orang yang sedang bertumbuh", demikian deskripsi seorang pemimpin komunitas yang mengetahui latar belakang acara tersebut.

Berdasarkan gagasan ini, acara tersebut dirancang sesederhana mungkin, tanpa ceramah atau khotbah, melainkan berfokus pada komunikasi dan persahabatan.

Mike jarang berbicara tentang "kesejahteraan masyarakat" di depan umum.

Namun, ia memilih untuk hadir secara langsung di acara ini.

Pada hari acara tersebut, dibimbing oleh Bella, anak-anak menggunakan gambar dan cerita untuk mengungkapkan visi mereka tentang masa depan, dengan mengatakan, "Saya ingin jadi orang seperti apa?"


Anak-anak duduk bersama, berpartisipasi melalui mengajukan pertanyaan, berdiskusi, dan mengekspresikan diri.

Mike tidak menceritakan riwayat hidupnya atau berbicara tentang "kesuksesan."

Sumber :

1 2 3

# TAGS

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER