Program BEKA-BEKA sudah berjalan. Ini menjadi jalan keluar dari soal sampah karena keterbatasan armada jika harus langsung mengangkut ke TPA,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa percepatan dan langkah konkret tetap dibutuhkan agar persoalan sampah tidak terus berulang. Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan serius bagi kepala dinas yang baru dilantik.
“Penanganan sampah harus menjadi prioritas utama. Keberhasilan di sektor ini akan menjadi salah satu indikator kinerja ke depan,” tegasnya.
DPRD Kota Jambi, lanjut Kemas Faried, akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan mendorong Pemkot Jambi memperbaiki tata kelola persampahan demi menciptakan kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat