Mahasiswa dan UMKM Rasakan Manfaat Langsung Program Edukasi Finansial dari Adapundi
Kegiatan literasi keuangan dari Adapundi ini disambut positif oleh para peserta acara. Hal ini terlihat dari antusiasme dan keterlibatan aktif mereka selama acara berlangsung. Para peserta merasa program ini mampu memberikan rasa aman di tengah maraknya tawaran pinjaman ilegal.
Materi yang disampaikan membantu peserta memahami cara memanfaatkan layanan keuangan digital secara lebih bijak, mengenali pentingnya memilih layanan yang legal dan terpercaya, serta mendorong penggunaan pembiayaan untuk kebutuhan yang produktif.
Bagi mahasiswa dan pelaku UMKM di Bali, pemahaman tersebut menjadi semakin relevan. Sebagai kelompok produktif yang terhubung dengan dinamika ekonomi daerah yang kuat di industri pariwisata, keduanya membutuhkan literasi keuangan yang memadai agar lebih siap mengelola keuangan, mengambil keputusan finansial secara terukur, dan memanfaatkan akses pembiayaan secara bertanggung jawab.
Bany Idris Susilo Wijaya, Ketua BEM Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, menyatakan,“Program ini sangat relevan bagi kami sebagai mahasiswa yang masih belajar mengelola keuangan. Kami jadi lebih memahami pentingnya memilih layanan keuangan yang legal dan bagaimana mengambil keputusan finansial secara lebih bijak ke depannya.”
Senada dengan hal tersebut, Satyuli Prihartati, seorang pelaku UMKM, merasa lebih percaya diri bahwa pinjaman daring bisa membantu dirinya mengembangkan usaha.
“Melalui literasi finansial seperti ini, saya jadi lebih memahami bagaimana memanfaatkan pinjaman secara bijak untuk mendukung usaha. Program ini juga menjawab kekhawatiran saya dalam menggunakan layanan pinjaman daring, sehingga terasa lebih aman dan terarah dalam mengelola keuangan usaha.”, jelas Satyuli.
Tingkat Literasi Mendukung Strategi Bisnis yang Berkelanjutan
Adapundi memandang bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat perlu ditopang oleh ekosistem yang berkualitas. Oleh karena itu, perusahaan terus mengoptimalkan pemanfaatan data dan teknologi guna mendukung penilaian kredit yang lebih inklusif sekaligus tetap menjaga kualitas portofolio.
Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menjangkau lebih banyak profil pengguna secara bertanggung jawab, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.
Dalam konteks tersebut, tingkat literasi keuangan memiliki peran yang sangat penting. Semakin baik tingkatan literasi keuangan masyarakat, semakin besar pula peluang terciptanya keputusan finansial yang rasional, pengelolaan pinjaman yang sehat, dan penggunaan pembiayaan yang produktif.
Pemahaman atas tingkatan literasi keuangan juga menjadi landasan penting untuk membangun ekosistem keuangan digital yang lebih kuat dalam jangka panjang.
Sebagai bagian dari ekosistem pinjaman daring di Indonesia yang telah dipercaya oleh 30 juta lebih pengguna, Adapundi meyakini bahwa akses keuangan yang luas perlu berjalan beriringan dengan pemahaman yang baik, sehingga manfaat layanan keuangan digital dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM.
About Adapundi