“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan iman dan takwa, sekaligus membiasakan diri dengan akhlak yang baik. Dari sini diharapkan lahir pribadi-pribadi yang lebih bertakwa,
Maulana juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi terbuka terhadap keberadaan berbagai Majelis Taklim yang berkembang di masyarakat. Ia menilai kegiatan keagamaan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga nilai moral dan membangun karakter masyarakat, terutama generasi muda.
“Silakan Majelis Taklim berkembang dan tumbuh di Kota Jambi. Banyak ruang yang bisa dimanfaatkan, selama tujuannya tetap untuk memperkuat persatuan dan membangun Kota Jambi bersama-sama,” katanya.
Untuk mendukung perkembangan Majelis Taklim, Pemkot Jambi berencana membentuk program Pengajian Bahagia setelah Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Program tersebut akan melibatkan ibu-ibu Majelis Taklim dari seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Jambi.
Program ini merupakan salah satu langkah untuk memperkuat pembangunan akhlak masyarakat dalam mewujudkan Kota Jambi yang Bahagia,” jelas Maulana.
Ia berharap melalui wadah tersebut, para ibu Majelis Taklim dapat berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masyarakat, khususnya dalam membimbing serta menanamkan nilai akhlak kepada generasi muda.