HUKUM

Rapat Hearing ,"Disnaker dan Dinas Lingkungan Hidup Tak Hadir,DPRD Batang Hari Kecewa,Bahas Konflik Soal PT. SHP.I

0

0

jambiviral |

Rabu, 04 Feb 2026 16:42 WIB

Reporter : Ahmad S

Editor : Ahmad S

Suasana Ruang Rapat Hearing di DPRD Batang Hari Soal PT SHPI - (Rapat Dengar pendapat menyampaikan Tuntutan Para Pekerja PT.SHPI)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Batang Hari - Dewan perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Batang Hari antar Lintas Komisi DPRD Batang Hari gelar Rapat dengar Pendapat dengan PT.Super Home Product Indonesia(SHPI)

 

Gelar Rapat dengar Pendapat berkenaan menindak lanjuti aksi unjuk rasa pekerja PT.SPHI yang mana menuntut Hak Para pekerja terkait beberapa point diantaranya BPJS dan masalah upah pekerja tak sesuai,

 

 

dengan surat permohonan Kades Bajubang Laut untuk DPRD dapat menindak lanjuti dari aksi unjuk rasa Beberapa waktu Lalu terkait sebelas Poin di antaranya masalah UMP pekerja tak sesuai.

 

Rapat dengar Pendapat sendiri dipimpin dan di buka oleh Wakil ketua dua DPRD ,"Dr.M.Firdaus,"yang.di hadiri oleh Lintas Komisi (dari ketua komisi satu,dua dan tiga).

 

Selain itu juga dalam Rapat dengar pendapat dihadiri .SatPol PP,Dinas Perhubungan,Dinas DPMPTSP,Wakil Ketua Komisi, Pimpinan dan Anggota Dewan Komisi II ,Kades Bajubang Laut dan juga perwakilan dari PT .SHPI ,"Simon Lawrence,selaku direktur dan juga beberapa para pekerja dari PT SHPI.

 

Jalannya Rapat berlangsung alot yang mana para anggota Dewan yang tergabung dalam Lintas Komisi silih berganti memberikan pertanyaan kepada perwakilan PT terkait sebelas point yang di bahas dalam RDP yang isinya mengenai antara lain,upah kerja tak sesuai dengan UMK ,lembur kerja tidak di hitung lembur), kemudian Libur perayaan Hari Libur Islam (para pekerja tak dapat Libur) dan sebagainya dalam 11 poin yang di ajukan para pekerja.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER